Kompetensi Sosial Aspek yang dinilai Dalam Pemilihan Guru SMP Berprestasi Tahun 2015 Tingkat sekolah, Tingkat, Kabupaten /Kota, Tingkat Provinsi dan Tingkat Nasional

Salam Dapodik News. Pemilihan guru SMP berprestasi dimaksudkan antara lain untuk mendorong motivasi, dedikasi, loyalitas dan profesionalisme guru, yang diharapkan akan berpengaruh positif terhadap peningkatan kinerja dan prestasi kerjanya. Peningkatan kinerja dan prestasi kerja tersebut dapat dilihat dari kualitas lulusan satuan pendidikan yang mampu menjadi SDM berkualitas, produktif, kreatif, dan kompetitif.

Aspek yang dinilai dalam Pemillihan Guru SMP Berprestasi mulai dari Tingkat sekolah, Tingkat, Kabupaten /Kota, Tingkat Provinsi dan Tingkat Nasional yaitu kinerja guru yang mencakup diantaranya adalah , Kompetensi Sosial.

Kompetensi sosial merupakan kemampuan guru untuk berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik, sesama pendidik, tenaga kependidikan, orangtua/wali peserta didik, dan masyarakat sekitar. Kompetensi sosial meliputi subkompetensi sebagai berikut. 
  1. Mampu berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik. Subkompetensi ini memiliki indikator esensial berkomunikasi secara efektif dengan peserta didik. 
  2. Mampu berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan sesama pendidik dan tenaga kependidikan. 
  3. Mampu berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan orang tua/wali peserta didik dan masyarakat sekitar. 
Kompetensi Sosial

16.   Bersikap inklusif,bertindak objektif, serta tidak diskriminatif karena pertimbangan jenis kelamin,         agama, ras, kondisi fisik, latar belakang keluarga, dan status sosial ekonomi. 
17.   Berkomunikasi secara efektif, empatik, dan santun dengan sesama pendidik, tenaga                             kependidikan, orang tua, dan masyarakat. 
18.   Beradaptasi di tempat bertugas di seluruh wilayah Republik Indonesia yang memiliki keragaman         sosial budaya. 
20.   Berkomunikasi dengan komunitas profesi sendiri dan profesi lain secara lisan dan tulisan atau
        bentuk lain. 

Indikator 
16.1   Bersikap inklusif dan objektif terhadap peserta didik, teman sejawat dan lingkungan sekitar
         dalam melaksanakan pembelajaran. 
16.2   Bersikap tidak diskriminatif terhadap peserta didik, teman sejawat, orang tua peserta didik dan            lingkungan sekolah karena perbedaan agama, suku, jenis kelamin, latar belakang keluarga, dan            status sosial-ekonomi. 
17.1  Berkomunikasi dengan teman sejawat dankomunitas ilmiah lainnya secarasantun, empatik dan              efektif. 
17.2  Berkomunikasi dengan orang tua peserta didik dan masyarakat secara santun, empatik, dan
        efektif tentang program pembelajaran dan kemajuan peserta didik. 
17.3  Mengikutsertakan orang tua peserta didik dan masyarakat dalam program pembelajaran dan                 dalam mengatasi kesulitan belajar peserta didik. 
18.1 Beradaptasi denganlingkungan tempatbekerja dalam rangkameningkatkan efektivitas                           sebagaipendidik.  
18.2 Melaksanakan berbagai program dalam lingkungan kerja untuk mengembangkan dan                           meningkatkan kualitas pendidikan di daerah yang bersangkutan.  
19.1 Berkomunikasi dengan teman sejawat, profesi ilmiah, dan komunitas ilmiah lainnya melalui
        berbagai media dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran. 
19.2 Mengkomunikasikan hasil-hasil inovasi pembelajaran kepada komunitas profesi sendiri secara             lisan dan tulisan maupun bentuk lain. 

Kompetensi Sosial

Kompetensi Sosial

Kompetensi dan indikator  Sosial

Kompetensi Sosial

Kompetensi dan indikator  Sosial

Informasi Terbaru

Back To Top