Kebijakan dan Arah Pembangunan Pendidikan dan Kebudayaan.

Salam Dapodik News Seperti yang kita tahu bahwa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan adalah kementerian yang menyelenggarakan dan meliputi urusan di bidang pendidikan diantaranya Pendidikan anak usia dini (Paud), Pendidikan Dasar (SD) , Pendidikan Menengah (SMP, SMA/SMK) dan pendidikan masyarakat, serta pengelolaan kebudayaan. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan berada di bawah naungan dan bertanggung jawab kepada Presiden, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ini dipimpin oleh seorang Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. 

Kemendikbud yang merupakan Salah satu kerangka strategis Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yang meliputi pengembangan efektivitas birokrasi melalui pelibatan publik. Ada dua Metode komponen mengenai pelibatan publik di bidang pendidikan dan kebudayaan, dimana pemerintah sebagai penyelenggara program-program Pendidikan dan kebudayaan dan masyarakat ikut andil sebagai peserta. Bahkan, di sisi lain masyarakat harus bisa menjalankan program pendidikan dan kebudayaan dengan inisiatif sendiri. 

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Anies Baswedan menyampaikan" ke depan Kemendikbud berkeinginan agar masyarakat dan pemerintah bekerja bersama untuk aktivitas pendidikan dan kebudayaan. Bagian dari pemerintah, kata dia, tetap menyiapkan program dan infrastrukturnya agar masyarakat dapat terlibat. “Kita sedang menyiapkan prosesnya, maka yang kita kerjakan adalah mengundang partisipasi masyarakat, baik itu guru, baik itu dunia usaha, baik itu pengamat untuk terlibat di dalam proses itu,” katanya pada acara talkshow radio mengenai Kebijakan dan Arah Pembangunan Pendidikan dan Kebudayaan, di Jakarta.

Mendikbud mengatakan, di lingkungan Kementerian sendiri memiliki ilmu pengetahuan yang luar biasa sedangkan di lingkungan masyarakat memiliki kreatifitas dan inovasi yang juga luar biasa. Kelemahannya, kata dia, di dalam lingkungan Kementerian hanya menjalankan prosedur operasional standar (POS) dalam pembangunan di bidang pendidikan dan kebudayaan sedangkan yang di luar Kementerian tidak memiliki POS. “Jadi kita ingin mengembalikan semangat bernegara itu menjadi semangat gerakan,

Pendidikan di Indonesia ke depan adalah sebagai sebuah gerakan seperti platform pada wikipedia. Modelwikipedia, kata dia, yang mengisinya bisa dari siapa saja, kapan saja, dan dimana saja karena yang disediakan adalah platform. “Ada komponen pemerintahnya, komponen pemerintah menyiapkan platform-nya,”  

Mendikbud mencontohkan, saat ini Badan Bahasa Kemendikbud sedang membuat peta bahasa se-Indonedia. Dahulu, kata dia, caranya adalah dengan mengirimkan orang keliling ke semua tempat di Indonesia untuk mengumpulkan bahasa-bahasa. “Kalau sekarang kita siapkan petanya, kita siapkan entry-nya, siapa saja yang mengisi, dari mana saja.

Sekian dan Terima Kasih Semoga Bermanfaat!!!

Informasi Terbaru

Back To Top