Persyaratan, Mekanisme kegiatan Pelaksanaan Seleksi Academic Recharging For Islamic Higher Education (ARFI)

Salam Dapodik News. Kementerian Agama melalui Direktorat Pendidikan Tinggi Islam Direktorat Jenderal Pendidikan Islam terus mendorong para dosen Perguruan Tinggi Agama Islam agar mampu mengembangkan multi kompetensi di lingkungan kampus serta menghasilkan penelitian yang bermutu dan memberikan kontribusi yang signifikan bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan penyelesaian persoalan-persoalan bangsa. Sebagai upaya untuk meningkatkan kapasitas dan mutu dosen PTAI dimaksud, maka dipandang perlu untuk melakukan kerjasama antara PTAI dengan universitas luar negeri melalui Program Academic Recharging for Islamic Higher Education (ARFI). 

Melalui program ARFI ini, selain bertujuan untuk peningkatan kualitas kelembagaan PTAI bertaraf internasional, melalui kemitraan antar perguruan tinggi di luar negeri, juga pemberdayaan kompetensi dosen PTAI dalam bidang pengajaran, riset dan jejaring internasional. Program ini juga diharapkan dapat dijadikan sebagai refreshing akademik bagi dosen yang selama ini disibukkan oleh rutinitas mengajar tanpa ada kesempatan untuk meng-update pengetahuan dan kemampuan, khususnya bidang penelitian. Tema kegiatan Program Academic Recharging For Islamic Higher Education (ARFI) adalah: “Strengthening Academics’ Capacity of Islamic Higher Education through Research, Academic Writing and Networking.” 

Target output yang ingin dicapai dari ARFI tahun 2015 adalah: 
A. Individual: 
Calon Doktor: 1) Draf naskah tulisan yang siap dikirimkan ke jurnal internasional bereputasi; 2) Draf akhir disertasi; 3) Daftar referensi terbaru, baik berupa buku atau jurnal yang sesuai dengan keahlian peserta (minimal 150 judul karya ilmiah, disusun secara kronologis alfabetis; nama penulis, judul, tempat dan nama penerbit, tahun terbit, jumlah halaman); 4) Resensi buku mutakhir sesuai keahlian peserta minimal 5 judul buku; 5) Laporan individual. 
Magister: 1) Draf naskah tulisan yang siap dikirimkan ke jurnal terakreditasi Dikti dan/atau jurnal internasional bereputasi; 2) Draf buku ajar dengan referensi mutakhir; 3) Daftar referensi terbaru, baik berupa buku atau jurnal sesuai dengan keilmuan yang menjadi keahlian peserta (minimal 100 judul karya ilmiah, disusun secara kronologis alfabetis; nama penulis, judul, tempat dan nama penerbit, tahun terbit, jumlah halaman); 4) Resensi buku mutakhir sesuai keahlian peserta minimal 3 judul buku; 5) Laporan individual. 

B. Kelompok: 
Laporan kelompok yang berkaitan dengan pengembangan kelembagaan dan
ketenagaan Perguruan Tinggi di luar negeri. 
Secara lebih detail output kegiatan ARFI tahun 2015 dapat dilihat pada tabel berikut:output kegiatan ARFI tahun 2015output kegiatan ARFI tahun 2015

Negara tujuan Program ARFI tahun 2015 adalah: 
  1. English Speaking Countries. 
  2. Arabic Speaking Countries. 
Kegiatan Program ARFI meliputi: 
  1. Seleksi I (berkas administrasi) untuk memilih 80 orang peserta; 
  2. Seleksi II (test TOEFL/TOAFL/IELTS, wawancara dan Psikotes) untuk memilih 40 peserta; 
  3. Lokakarya di dalam negeri (Academic writing, MORA Policy, Research Capacity, International Publication). Lokakarya ini diikuti oleh 80 peserta yang lulus seleksi tahap I. Lokakarya akan diselenggarakan selama 4 (empat) hari; 
  4. Pre-departure bagi 40 orang peserta terpilih. Briefing dilaksanakan selama dua hari untuk memberikan wawasan kebudayaan dan lingkungan akademik di negara dan universitas tujuan. 
  5. Kegiatan di luar negeri (berlangsung satu bulan). a. Orientasi di universitas tujuan (pengenalan dengan profesor pembimbing masing-masing, pengenalan kampus, library, dll); b. Kegiatan kelas/sit-in untuk pendalaman materi research, academic writing dan networking; c. Konsultasi individu tentang disertasi dengan profesor masing-masing; d. Kerja mandiri; e. Menulis daftar dan resensi buku referensi mutakhir; f. Studi kepustakaan; g. Memperkaya draf disertasi dengan bahan kepustakaan dan konsultasi intensif; h. Menulis draf naskah untuk buku ajar dan jurnal internasional; i. Pengiriman naskah ke jurnal terakreditasi Dikti dan/atau jurnal internasional bereputasi. 
  6. Post-departure Program: a. Menyerahkan bukti administrasi (SPJ laporan keuangan); b. Menyerahkan laporan individu dan kelompok; c. Melakukan evaluasi terhadap program.
Pendaftaran kegiatan Program Academic Recharging For Islamic Higher Education tahun 2015 menggunakan form yang sudah disediakan dengan mendownload melalui laman: diktis.kemenag.go.id kemudian form yang sudah diisi tersebut diprint out dan dikirim via pos kilat bersama dengan seluruh berkas persyaratan dalam bentuk hard copy ke alamat Panitia/Direktorat Pendidikan Tinggi Islam.
Persyaratan Umum  
  1. Dosen tetap PTAIN/PTAIS minimal berpangkat Lektor. 
  2. Kategori peserta terdiri dari: Calon Doktor yang sedang tahap akhir  penyelesaian disertasi S3 maksimal berusia 45 tahun, dan Magister yang berusia maksimal 40 tahun; 
  3. Aktif melakukan tridharma perguruan tinggi; 
  4. Aktif berbahasa Inggris/Arab; 
  5. Diutamakan yang sudah lulus sertifikasi dosen dan memiliki NIDN;
  6. Belum pernah mengikuti program yang sama.
  7. Tidak sedang terlibat dalam kasus hukum. 
Persyaratan Khusus
  1. Calon Doktor: (1) draf disertasi terakhir (minimal 3 bab), (2) draf naskah jurnal  internasional berbahasa Inggris/Arab, (3) Surat Keputusan Tugas/Izin Belajar dari Sekjen Kemenag RI bagi dosen PNS, dan dari Pimpinan PTAIS bagi dosen tetap swasta, (4) surat rekomendasi dari pimpinan Pascasarjana tempat studi. Contoh formulir terlampir; 
  2. Magister: (1) draf naskah untuk publikasi jurnal terakreditasi Dikti dan/atau jurnal internasional berbahasa Inggris/Arab, (2) draf buku ajar (sesuai keahlian), (3) surat pernyataan tidak sedang studi S3 di atas materi Rp 6.000 dan diketahui pimpinan; 
  3. Menyertakan foto copy KTP, NPWP dan bagi peserta kategori calon doktor menyertakan foto copy KTM; 
  4. Menyertakan Rekomendasi dari Rektor/Ketua PTAI tempat tugas, SK pengangkatan dosen tetap (pertama dan terakhir), copy Sertifikat Serdos, SK Kepangkatan Fungsional dan Curriculum Vitae. Contoh formulir terlampir 
  5. Menyertakan bukti foto copy cover dan halaman identitas buku/jurnal/penelitian hasil karya ilmiahnya; 
  6. Melampirkan skor institutional TOEFL/TOAFL (minimal 500) dan/atau IELTS (minimal 5,5) yang telah dilegalisir; 
  7. Bagi peserta yang lulus tahap II bersedia membuat pernyataan kesanggupan untuk mengikuti seluruh proses kegiatan dan melaksanakan segala ketentuan program (di atas materai Rp. 6.000). 
Mekanisme Seleksi Peserta
  1. Seleksi I : Untuk Lokakarya di dalam negeri  Delapan Puluh peserta yang lolos seleksi administratif akan diikutkan Lokakarya di dalam negeri selama 4 (empat) hari. 
  2. Seleksi II : Untuk program ke luar negeri. Dalam seleksi ini, peserta akan dipilih melalui post test TOEFL/TOAFL/IELTS dan Psikotes yang akan diselenggarakan oleh lembaga yang kredibel. Proses seleksi juga menggunakan metode wawancara untuk mengetahui wawasan, potensi dan motivasi peserta dalam mengikuti program dengan bahasa Inggris/Arab. Hasil evaluasi Lokakarya dijadikan pertimbangan dalam penentuan 40 peserta yang diikutkan program ke luar negeri. Peserta yang telah terpilih diharuskan memperbaiki dan menyempurnakan draf buku ajar/buku referensi/jurnal dan mempersiapkan segala kelengkapan berkas keberangkatan ke luar negeri sesuai tujuan negaranya masing-masing.
Sekian dan Teima Kasih semoga Bermanfaat!!
Tag: #ARFI, #PTAI

Informasi Terbaru

Back To Top